Kenali 10 jenis kurma populer dari Arab yang wajib kamu tahu, mulai dari Ajwa, Sukari, Medjool, Khalas, Safawi, hingga Barhi. Temukan karakter rasa, tekstur, dan keunikan setiap kurma untuk menentukan pilihan favoritmu.

Kurma bukan sekadar buah manis yang sering hadir di meja makan saat Ramadan. Di kawasan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, kurma telah menjadi bagian dari kehidupan, budaya, pertanian, perdagangan, hingga tradisi masyarakat selama berabad-abad. Menariknya, kurma memiliki begitu banyak varietas dengan bentuk, warna, tekstur, tingkat kemanisan, dan karakter rasa yang berbeda. Karena itu, ketika seseorang mengatakan “kurma Arab”, sebenarnya ada banyak jenis yang bisa dimaksud. Arab Saudi sendiri memiliki lebih dari 400 varietas kurma yang dibudidayakan di berbagai wilayah, sementara Madinah saja dikenal memiliki puluhan varietas, termasuk Ajwa, Safawi, Mabroom, dan Anbara.
Bagi masyarakat Indonesia, beberapa jenis kurma dari Arab mungkin sudah sangat familiar, seperti Ajwa, Sukkari, Khalas, Safawi, dan Medjool. Namun, masih banyak jenis lainnya yang memiliki keunikan tersendiri dan layak untuk dikenal. Perbedaan tersebut membuat pengalaman menikmati kurma menjadi jauh lebih menarik. Ada kurma yang terkenal karena rasanya sangat manis, ada yang teksturnya lembut dan legit, ada yang cenderung kenyal, ada pula yang memiliki tampilan dua warna yang mudah dikenali. Bahkan, beberapa jenis kurma lebih sering dikonsumsi sebagai buah sehari-hari, sementara jenis lainnya banyak dipilih sebagai oleh-oleh haji dan umroh atau hadiah untuk keluarga dan kerabat.
Dalam artikel ini, kita akan mengenal 10 jenis kurma populer dari Arab secara lebih dekat, mulai dari karakter rasa, tekstur, warna, daerah yang terkenal sebagai penghasilnya, hingga alasan mengapa jenis tersebut banyak diminati. Dengan mengenal karakter masing-masing, kamu akan lebih mudah menentukan kurma yang sesuai dengan selera, baik untuk konsumsi sendiri, disajikan kepada tamu, maupun dijadikan oleh-oleh khas Timur Tengah.
Sebelum membahas satu per satu, penting untuk memahami mengapa kurma dari Arab memiliki begitu banyak variasi. Pohon kurma dapat tumbuh di wilayah dengan kondisi iklim yang panas dan kering, tetapi karakter buah yang dihasilkan dapat berbeda berdasarkan varietas, lokasi budidaya, kondisi lingkungan, metode perawatan, serta tingkat kematangan ketika dipanen. Arab Saudi memiliki wilayah penghasil kurma yang luas, mulai dari Madinah, Qassim, Al-Ahsa, Riyadh, hingga berbagai wilayah lainnya. Setiap daerah memiliki varietas yang menjadi ciri khasnya. Kementerian Lingkungan, Air, dan Pertanian Arab Saudi mencatat bahwa Qassim, misalnya, dikenal menghasilkan banyak varietas, termasuk Sukkari, Barhi, Sagai, Mabroom, dan lainnya, sedangkan Madinah sangat dikenal dengan Ajwa, Safawi, Mabroom, dan berbagai varietas lokal lainnya.
Perbedaan varietas tersebut juga membuat bentuk kurma tidak selalu sama. Ada kurma berukuran kecil hingga besar, berbentuk lonjong, agak bulat, dengan kulit berwarna kuning keemasan, cokelat muda, cokelat tua, hingga hampir hitam. Teksturnya pun beragam. Kurma pada tingkat kematangan tertentu dapat terasa renyah dan berair seperti rutab, sementara kurma yang lebih matang dan dikeringkan memiliki tekstur lebih kenyal, lembut, atau bahkan agak kering. Karena itu, memilih kurma sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama atau harga, tetapi juga berdasarkan karakter yang disukai.

Kurma Ajwa merupakan salah satu jenis kurma Arab yang paling dikenal oleh masyarakat Muslim di berbagai negara. Kurma ini terutama dibudidayakan di kawasan Madinah dan wilayah sekitarnya. Pemerintah Arab Saudi mencatat Ajwa sebagai salah satu varietas penting yang memiliki sejarah panjang di Madinah dan dikenal luas di dunia Islam.
Secara tampilan, Ajwa umumnya memiliki warna gelap, mulai dari cokelat tua hingga hampir hitam, dengan permukaan kulit yang relatif lembut. Ukurannya cenderung tidak sebesar Medjool, tetapi justru karakter tersebut membuatnya mudah dibedakan. Dari sisi rasa, Ajwa dikenal memiliki tingkat kemanisan yang relatif lembut dibandingkan beberapa varietas yang terkenal sangat manis. Karakternya cenderung tidak terlalu menusuk di lidah dan memiliki tekstur yang lembut ketika dikunyah. Inilah salah satu alasan Ajwa sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menikmati kurma dengan rasa manis yang lebih seimbang.
Ajwa juga memiliki kedekatan sejarah dengan Madinah dan tradisi Islam. Hal tersebut membuatnya tidak hanya dipandang sebagai buah, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sejarah bagi banyak konsumen Muslim. Namun, penting untuk membedakan antara nilai historis atau keagamaan sebuah makanan dengan klaim kesehatan yang belum tentu berlaku secara khusus untuk satu varietas. Seperti buah kurma lainnya, Ajwa dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang.
Bagi kamu yang mencari kurma untuk oleh-oleh dari Tanah Suci, Ajwa sering menjadi salah satu pilihan yang menarik karena identitasnya sangat kuat dengan Madinah. Tidak heran jika nama Ajwa hampir selalu muncul ketika membicarakan daftar kurma populer dari Arab.

Kalau kamu termasuk orang yang menyukai kurma dengan rasa manis yang kuat, Sukkari adalah salah satu varietas yang patut dikenal. Sukkari banyak dikaitkan dengan wilayah Qassim dan telah menjadi salah satu varietas komersial penting di Arab Saudi. Nama Sukkari berasal dari kata Arab yang berkaitan dengan gula, sehingga karakter manisnya memang menjadi salah satu ciri yang paling mudah dikenali. Sumber resmi Arab Saudi menyebut Sukkari sebagai salah satu varietas penting yang tumbuh di Qassim dan kini dibudidayakan di berbagai wilayah Kerajaan.
Sukkari memiliki warna yang dapat terlihat keemasan hingga cokelat muda, tergantung tingkat kematangan dan bentuk produknya. Teksturnya juga menarik karena bagian luar pada beberapa produk dapat terasa sedikit lebih kering atau memiliki kristal gula alami, sementara bagian dalamnya lembut dan legit. Sensasi tersebut membuat Sukkari memiliki karakter yang berbeda dari kurma yang teksturnya sepenuhnya lembut.
Salah satu hal menarik dari Sukkari adalah penggunaannya yang cukup fleksibel. Kurma ini dapat dinikmati langsung sebagai camilan, disajikan bersama kopi atau teh, dijadikan hidangan berbuka, atau dimasukkan ke dalam paket oleh-oleh. Karena rasa manisnya kuat, Sukkari juga sering dipilih oleh orang yang memang menyukai cita rasa kurma yang lebih intens.
Jika kamu baru mulai mencoba berbagai jenis kurma dan ingin mengetahui seperti apa kurma yang manis dan legit, Sukkari dapat menjadi salah satu jenis yang menarik untuk dibandingkan dengan Ajwa atau Khalas.

Khalas merupakan salah satu varietas kurma yang sangat populer di Arab Saudi, terutama dikenal dari kawasan Al-Ahsa. Varietas ini juga termasuk jenis kurma yang memiliki nilai komersial penting. Sumber resmi Arab Saudi menyebut Khalas sebagai salah satu varietas utama dan menyatakan bahwa jenis ini banyak dibudidayakan di berbagai wilayah.
Khalas biasanya memiliki warna cokelat keemasan hingga cokelat tua. Teksturnya lembut dan cenderung kenyal, sedangkan rasa manisnya terasa cukup seimbang. Karakter tersebut membuat Khalas mudah dipadukan dengan minuman seperti kopi Arab. Bahkan, Khalas dikenal sebagai salah satu jenis kurma yang umum disajikan bersama kopi Saudi.
Keunggulan Khalas terletak pada keseimbangan antara rasa dan teksturnya. Bagi orang yang merasa Sukkari terlalu manis, Khalas bisa memberikan pengalaman yang berbeda. Sebaliknya, bagi orang yang menganggap Ajwa terlalu lembut dari sisi rasa, Khalas menawarkan karakter manis yang lebih terasa.
Khalas juga menarik untuk dijadikan oleh-oleh karena cukup dikenal di pasar kurma Arab Saudi. Produk Khalas dapat ditemukan dalam berbagai bentuk dan kualitas, sehingga ketika membeli, sebaiknya memperhatikan kondisi buah, kebersihan kemasan, tanggal produksi atau kedaluwarsa, serta informasi asal produk.

Safawi merupakan salah satu kurma yang sangat identik dengan Madinah. Warna buahnya cenderung cokelat tua hingga gelap, dengan tekstur yang lembut dan rasa manis yang cukup khas. Sumber resmi mengenai produksi kurma Madinah mencantumkan Safawi sebagai salah satu varietas utama yang dihasilkan di wilayah tersebut.
Sekilas, warna Safawi mungkin membuatnya terlihat mirip dengan Ajwa karena sama-sama memiliki warna gelap. Namun, bentuk, tekstur, ukuran, dan karakter rasa dapat berbeda. Safawi umumnya memiliki tekstur yang lembut dan cukup kenyal sehingga mudah dinikmati sebagai camilan sehari-hari.
Safawi sering menjadi pilihan bagi orang yang menyukai kurma dengan warna lebih gelap tetapi tetap ingin rasa manis yang mudah diterima. Jenis ini juga cukup populer di toko-toko yang menjual produk khas Arab dan oleh-oleh haji umroh.
Jika kamu sedang mencari alternatif selain Ajwa, Safawi bisa menjadi pilihan untuk dicoba. Membandingkan keduanya secara langsung bahkan dapat menjadi pengalaman menarik karena keduanya sama-sama memiliki karakter warna gelap, tetapi sensasi ketika dimakan tidak sepenuhnya sama.

Mabroom atau Mabrum adalah salah satu jenis kurma yang juga banyak dikenal dari Arab Saudi, khususnya Madinah. Sumber resmi mengenai varietas kurma Madinah menyebut Barni Al-Madinah atau Mabroom sebagai salah satu varietas penting daerah tersebut.
Mabroom memiliki bentuk yang cenderung memanjang dan warna cokelat tua. Teksturnya relatif kenyal dengan rasa manis yang tidak selalu sekuat Sukkari. Karakter inilah yang membuat Mabroom menarik bagi orang yang menyukai kurma dengan rasa manis lebih lembut dan sensasi kunyah yang lebih terasa.
Mabroom juga cukup sering dijadikan pilihan oleh-oleh karena tampilannya terlihat elegan dan mudah dikemas. Ketika disusun dalam kotak atau wadah khusus, bentuk buahnya yang memanjang dapat memberikan tampilan yang menarik.
Untuk konsumsi sehari-hari, Mabroom dapat dinikmati langsung atau dipadukan dengan berbagai makanan lainnya. Kurma pada dasarnya juga dapat digunakan sebagai bahan dalam berbagai olahan, mulai dari campuran minuman hingga makanan penutup.

Medjool termasuk salah satu nama kurma yang sangat populer secara internasional. Meskipun Medjool tidak hanya dibudidayakan di Arab Saudi, varietas ini juga tercatat sebagai salah satu varietas yang dibudidayakan di Kerajaan. Sumber resmi Arab Saudi memasukkan Medjool dalam daftar varietas komersial yang terdapat di negara tersebut.
Ciri yang paling mudah dikenali dari Medjool adalah ukurannya yang relatif besar dibandingkan banyak varietas kurma lainnya. Daging buahnya tebal, teksturnya lembut, dan rasa manisnya cukup kuat. Karena ukurannya besar, satu buah Medjool dapat terasa lebih mengenyangkan dibandingkan kurma berukuran kecil.
Medjool sering menjadi pilihan untuk hidangan premium, hadiah, hampers, maupun camilan. Bentuknya yang besar membuat tampilannya terlihat menarik ketika disajikan di atas meja. Untuk orang yang belum terbiasa membedakan varietas kurma, Medjool biasanya cukup mudah dikenali karena ukuran buahnya.
Menariknya, satu varietas kurma dapat memiliki karakter berbeda tergantung tingkat kematangan, proses pascapanen, penyimpanan, dan kondisi produknya. Karena itu, jangan heran jika Medjool dari satu penjual memiliki tekstur yang sedikit berbeda dengan Medjool dari tempat lain.

Barhi merupakan jenis kurma yang menarik karena dapat dinikmati dalam bentuk yang berbeda dari kurma kering pada umumnya. Pada tahap tertentu, Barhi dikenal sebagai buah berwarna kuning yang renyah dan segar. Sumber Visit Saudi menyebut Barhi sebagai varietas yang sangat musiman dan relatif rapuh, serta sering dinikmati dalam kondisi segar daripada dikeringkan.
Karakter Barhi membuatnya menjadi pengalaman tersendiri bagi pencinta kurma. Jika sebagian besar orang Indonesia lebih sering mengenal kurma berwarna cokelat dengan tekstur lembut atau kenyal, Barhi pada tahap tertentu justru menawarkan sensasi yang lebih renyah.
Barhi juga termasuk varietas yang dikenal di wilayah Qassim. Data dari Kementerian Lingkungan, Air, dan Pertanian Arab Saudi mencantumkan Barhi sebagai salah satu varietas yang diproduksi di Qassim bersama Sukkari dan Sagai.
Karena sifatnya yang musiman, mendapatkan Barhi dalam kondisi segar mungkin tidak selalu semudah menemukan Ajwa, Sukkari, atau Khalas. Justru hal tersebut menjadi salah satu daya tariknya bagi orang yang ingin mencoba pengalaman menikmati kurma dengan karakter yang berbeda.

Khudri adalah salah satu jenis kurma yang cukup umum dan dikenal luas. Visit Saudi menyebut Khudri sebagai salah satu varietas yang paling umum, dengan ukuran buah relatif besar, warna merah tua hingga cokelat, tekstur kenyal, serta rasa manis yang cenderung lembut.
Khudri menjadi menarik karena karakternya cukup mudah diterima. Rasa manisnya tidak selalu seintens jenis yang sangat manis, sementara teksturnya memberikan sensasi kenyal yang menyenangkan. Karena karakter tersebut, Khudri dapat menjadi pilihan untuk konsumsi rutin.
Jenis ini juga memiliki nilai komersial yang kuat. Sumber resmi Saudi memasukkan Khudri dalam daftar varietas yang memiliki peran penting dalam produksi kurma.
Bagi konsumen Indonesia yang ingin membeli kurma untuk stok di rumah, Khudri dapat dipertimbangkan karena karakternya relatif sederhana dan mudah dipadukan dengan berbagai menu. Kurma dapat dimakan langsung, disajikan ketika berbuka, atau digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan.

Sagai atau Saghai merupakan jenis kurma yang menarik perhatian karena tampilannya. Salah satu ciri yang mudah dikenali adalah kombinasi warna pada buahnya. Visit Saudi menggambarkan Sagai sebagai kurma dengan bagian berwarna keemasan yang lebih renyah dan bagian bawah yang lebih cokelat serta lembut.
Tampilan dua warna tersebut membuat Sagai mudah dibedakan dari banyak jenis kurma lainnya. Dari sisi rasa, Sagai memiliki karakter manis yang khas dan dapat memberikan perpaduan tekstur ketika dimakan.
Sagai juga termasuk varietas yang dikenal di Arab Saudi. Sumber pemerintah Saudi memasukkannya dalam daftar varietas yang ditanam dan dipasarkan di negara tersebut.
Jika kamu ingin mencoba kurma bukan hanya karena rasanya tetapi juga karena tampilan buahnya, Sagai merupakan salah satu pilihan yang menarik. Kurma ini cocok disajikan dalam acara keluarga karena tampilannya dapat menjadi bagian dari hidangan.

Anbara atau Anbarah merupakan salah satu varietas kurma yang dikenal dari kawasan Madinah. Varietas ini tercantum dalam berbagai daftar kurma terkenal Saudi dan juga termasuk varietas yang diproduksi di wilayah Madinah.
Anbara memiliki karakter yang berbeda dari Ajwa, Safawi, maupun Sukkari. Salah satu alasan jenis ini menarik adalah karena tidak semua konsumen Indonesia sudah mengenalnya. Bagi pencinta kurma yang ingin mencoba variasi yang lebih luas, Anbara dapat menjadi salah satu jenis yang layak masuk daftar.
Madinah sendiri merupakan salah satu pusat produksi kurma penting di Arab Saudi. Data resmi menunjukkan wilayah Madinah memiliki jutaan pohon kurma dan menghasilkan puluhan varietas, sehingga keberagaman kurma dari daerah ini memang sangat besar.
Karena itu, ketika berkunjung ke Madinah atau mencari oleh-oleh khas Arab, jangan hanya terpaku pada beberapa nama kurma yang sudah sangat terkenal. Ada banyak varietas lain yang memiliki karakter rasa dan tampilan tersendiri.
Setelah mengenal sepuluh jenis tersebut, kita dapat melihat bahwa setiap kurma memiliki karakter yang berbeda. Ajwa dikenal dengan warna gelap dan kaitannya yang kuat dengan Madinah. Sukkari menonjol dengan rasa manis dan karakter seperti karamel. Khalas menawarkan rasa manis yang lebih seimbang dan dikenal luas sebagai pendamping kopi Arab. Safawi memiliki warna gelap dengan tekstur lembut, sementara Mabroom cenderung memanjang dengan tekstur kenyal. Medjool mudah dikenali karena ukurannya yang besar dan daging buah yang tebal. Barhi menarik karena dapat dinikmati dalam kondisi segar dan renyah, sedangkan Khudri dikenal luas sebagai kurma dengan tekstur kenyal dan rasa manis yang relatif lembut. Sagai memiliki tampilan dua warna yang khas, sementara Anbara menjadi salah satu varietas yang dikenal dari Madinah.
Perlu diingat bahwa karakter rasa dan tekstur yang dirasakan konsumen dapat berbeda berdasarkan tingkat kematangan, kondisi penyimpanan, proses pascapanen, serta kualitas produk. Karena itu, nama varietas saja tidak selalu menentukan pengalaman makan secara mutlak.
Memilih kurma berkualitas sebenarnya tidak harus rumit. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi fisik buah. Kurma sebaiknya terlihat bersih dan tidak menunjukkan tanda kerusakan yang tidak wajar. Perhatikan juga kemasan apabila kurma dijual dalam kemasan. Pastikan kemasan dalam kondisi baik, informasi produk dapat dibaca, serta tanggal kedaluwarsa atau informasi lain yang relevan tersedia.
Selanjutnya, sesuaikan pilihan dengan selera. Jika menyukai rasa manis yang kuat, Sukkari bisa menjadi pilihan yang menarik. Jika menyukai tekstur lembut dengan karakter rasa yang khas, Ajwa atau Safawi dapat dipertimbangkan. Jika menyukai kurma berukuran besar dan berdaging tebal, Medjool mungkin lebih sesuai. Sementara itu, orang yang menyukai sensasi kenyal dapat mencoba Mabroom atau Khudri. Untuk pengalaman yang berbeda, Sagai dan Barhi juga menarik untuk dicoba.
Jangan lupa memperhatikan cara penyimpanan setelah membeli. Kurma sebaiknya disimpan sesuai petunjuk pada kemasan. Produk yang sudah dibuka juga perlu dijaga agar tetap bersih dan terlindung dari kelembapan berlebih, panas, maupun kontaminasi. Dengan penyimpanan yang tepat, kualitas rasa dan tekstur kurma dapat lebih terjaga.
Kurma memiliki tempat khusus dalam daftar oleh-oleh dari Arab Saudi. Alasannya sederhana: buah ini memiliki identitas yang sangat kuat dengan kawasan Timur Tengah, mudah dibawa, tersedia dalam banyak pilihan, dan dapat dinikmati oleh berbagai usia. Tidak heran jika kurma sering dimasukkan ke dalam paket oleh-oleh untuk keluarga, teman, maupun rekan kerja.
Bagi jamaah haji dan umroh, memilih kurma sebagai oleh-oleh juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keluarga di rumah pada beragam jenis kurma. Tidak harus hanya membawa satu jenis. Membawa beberapa jenis dalam ukuran kemasan yang berbeda dapat memberikan pengalaman mencicipi karakter kurma yang beragam. Misalnya, Ajwa untuk mengenalkan kurma khas Madinah, Sukkari untuk pencinta rasa manis, Khalas untuk rasa yang lebih seimbang, dan Medjool untuk mereka yang menyukai buah berukuran besar.
Kurma juga dapat menjadi bagian dari paket hampers yang dipadukan dengan produk khas Timur Tengah lainnya. Dengan pemilihan kemasan yang rapi, kurma dapat tampil sebagai oleh-oleh yang sederhana tetapi tetap berkesan.
Kurma secara umum mengandung karbohidrat alami, serat, serta sejumlah vitamin dan mineral. Pemerintah Arab Saudi juga menyebut kurma sebagai sumber alami energi, vitamin, mineral, dan serat. Namun, kandungan nutrisi dapat berbeda berdasarkan varietas dan kondisi buah, sehingga kurma tetap sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Cara paling sederhana menikmati kurma adalah memakannya langsung setelah memastikan buah dalam kondisi baik. Kurma juga dapat dikombinasikan dengan kacang-kacangan, yogurt, oatmeal, susu, atau digunakan sebagai bahan dalam makanan penutup. Beberapa produk kurma juga diolah menjadi pasta kurma, sirup, makanan ringan, hingga berbagai produk makanan lainnya. Industri kurma Saudi sendiri telah mengembangkan berbagai produk olahan dari buah ini.
Bagi orang yang sedang memperhatikan asupan gula, tetap penting untuk memperhatikan jumlah konsumsi. Meskipun gula dalam kurma berasal secara alami, kurma tetap merupakan buah yang mengandung gula dan energi. Jadi, menikmati kurma dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan merupakan bagian dari pola konsumsi yang bijak.
Tidak ada satu jenis kurma yang harus dianggap paling cocok untuk semua orang karena selera setiap orang berbeda. Justru keberagaman varietas menjadi alasan mengapa dunia kurma begitu menarik. Jika kamu menyukai rasa manis yang kuat, Sukkari dapat menjadi salah satu pilihan. Jika menginginkan kurma dengan karakter yang identik dengan Madinah, Ajwa dan Safawi bisa menjadi pilihan untuk dicoba. Jika menyukai rasa manis yang lebih seimbang, Khalas atau Khudri dapat menarik perhatian. Untuk kurma berukuran besar dengan daging tebal, Medjool menawarkan karakter yang mudah dikenali. Sementara itu, Mabroom, Sagai, Barhi, dan Anbara dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin memperluas pengalaman mencicipi varietas kurma dari Arab Saudi.
Yang terpenting adalah jangan hanya melihat kurma dari warna dan ukurannya. Cobalah memahami asal varietas, karakter tekstur, tingkat kemanisan, tingkat kematangan, dan cara penyimpanannya. Dengan begitu, pengalaman membeli kurma akan terasa lebih menyenangkan karena kamu tidak sekadar membeli buah, tetapi juga mengenal cerita dan karakter di balik setiap varietas.
10 jenis kurma populer dari Arab yang telah dibahas menunjukkan betapa beragamnya dunia kurma. Ajwa, Sukkari, Khalas, Safawi, Mabroom, Medjool, Barhi, Khudri, Sagai, dan Anbara masing-masing memiliki karakter yang membuatnya menarik untuk dikenal. Arab Saudi sendiri memiliki lebih dari 400 varietas kurma, sehingga sepuluh jenis tersebut sebenarnya baru sebagian kecil dari kekayaan varietas kurma yang tersedia.
Kalau kamu sedang mencari perlengkapan ibadah, oleh-oleh khas Tanah Suci, sampai kebutuhan haji dan umroh yang lengkap dalam satu tempat, Alabsyar Store bisa jadi pilihan yang tepat. Mulai dari air zamzam, kurma premium, sajadah, tasbih, parfum Arab, hingga berbagai paket oleh-oleh haji dan umroh tersedia dengan kualitas yang terjamin dan harga yang bersahabat. Belanja pun jadi lebih praktis karena semuanya bisa diakses secara online tanpa perlu repot mencari ke banyak tempat. Kunjungi marketplace Alabsyar Store sekarang dan temukan berbagai produk pilihan yang siap menemani perjalanan ibadahmu maupun menjadi hadiah istimewa untuk keluarga dan kerabat.